Jumat, 28 Juli 2017

INFO KERJA SINGAPURA

 

PELUANG KERJA KE SINGAPORE



ada peluangkah untuk anda bekerja di singapura ?


Bagi yang berkeinginan untuk bekerja di Singapura, berikut ada beberapa informasi dan cara yang bisa anda lakukan,tentunya dengan pendidikan yang sesuai dengan standar untuk tenaga kerja asing yang akan bekerja disingapura :


1. Cara pertama adalah dengan kuliah di Singapura. Setelah lulus dari universitas/politeknik,pemerintah singapura biasanya akan memberi tawaran LPR (Landed Permanent Resident) dengan jangka waktu 1 tahun. Dengan LPR tersebut anda diberi waktu untuk mendapatkan pekerjaan di Singapura. Setelah mendapatkan pekerjaan, LPR tersebut bisa dialihkan langsung ke SPR (Singapore Permanent Resident).

2. Cara kedua adalah dengan melamar cara online atau datang langsung ke singapura, kita bisa melamar pekerjaan secara langsung melalui internet Banyak fasilitas online yang disediakan bagi anda untuk melamar pekerjaan,Biasanya akan lebih mudah bagi foreigner apabila dia adalah seorang professional yang mempunyai pengalaman beberapa tahun di bidangnya. Untuk melamar pekerjaan online, kita juga sebaiknya memperhatikan criteria dari penawaran employer. Jika mereka menginginkan foreigner untuk melamar, maka peluang untuk dipanggil lebih besar. Dan biasanya employer akan mempersiapkan visa kerja, perijinan, dsb dan mau melakukan tele interview. Akan lebih baik lagi, jika anda stay di Singapura, karena biasanya employer akan lebih suka untuk melakukan interview face to face dibandingkan tele interview.dan tentunya dalam hal ini anda perlu juga memperhitungkan dengan matang tentang living cost.



3. Cara ketiga adalah dengan memperoleh terlebih dahulu LPR (Land Permanent Resisdance). Dengan memperoleh LPR, biasanya employer akan lebih mempertimbangkan calon pekerja asing dibandingkan status foreigner. Hal ini dikarenakan peraturan pemerintah untuk mengutamakan warga citizen dan PR. Karenanya bagi foreigner akan lebih baik jika mempunyai pengalaman / expert di bidangnya. Sedangkan bagi fresh graduate akan lebih baik jika mempunyai LPR.
Untuk mendapatkan LPR,Biayanya rata-rata adalah SGD1500 untuk pengurusan dokumen. Biaya ini bisa refund, jika apply LPR tidak diterima.
Dokumen-dokumen yang dibutuhkan antara lain ijazah dan transkrip nilai, sertifikat kelahiran, kartu keluarga, surat rekomendasi dari current employee (bagi yang sudah berpengalaman), passport, surat ganti nama (jika ada), dll.(maaf untuk ijasah SMA belum bisa dengan menggunakan cara ini)
Selain biaya jasa pengurusan dokumen, juga terdapat biaya form LPRnya sendiri. Harganya sekitar SGD800 untuk fresh graduate dan SGD1500 untuk non fresh graduate, dan biaya ini tidak bersifat refundable
Syarat-syarat untuk mendapatkan LPR adalah umur masih dibawah 45 tahun dan minimal lulusan S1 dari universitas yang mempunyai akreditasi A. Bagi lulusan dari bidang IT, akuntansi, engineering akan mempunyai peluang yang lebih baik dibanding lulusan dari bidang lain. Waktu pengurusan LPR antara 3 – 6 bulan.
LPR mempunyai masa berlaku, yaitu sekitar 1-2 tahun, tergantung perekonomian Singapura. Pada masa tersebut, applier harus bisa memperoleh pekerjaan di Singapura. Apabila masa berlaku habis dan applier belum mendapatkan pekerjaan, masa berlaku bisa diperpanjang dengan sebelumnya mengajukan permohonan perpanjangan masa berlaku. Jika tidak, maka LPR akan hangus. Dan untuk memperolehnya kembali, applier harus mengajukan dari awal.
Point penting untuk mendapatkan SPR (Singapore Permanent Residance) adalah dengan mendapatkan pekerjaan di Singapura atau membuka usaha di Singapura.
Perlu diperhatikan juga, bahwa mendapatkan LPR tidak berarti adanya jaminan atau akan mempermudah untuk mendapatkan pekerjaan di Singapura. Umumnya perusahaan Singapura lebih suka dengan applier yang benar-benar SPR dibanding LPR. dan rata-rata orang Indonesia setelah mendapatkan SPR akan keluar dari perusahaannya dan kembali ke Indonesia.
Satu lagi yang harus dilakukan untuk mendapatkan SPR setelah mendapatkan pekerjaan di Singapore yaitu melakukan medical check di Singapura. Mereka umumnya akan melakukan pengetesan apakah applicant mempunyai penyakit AIDS atau TBC dan lainnya.
Hak-hak para SPR adalah mereka berhak untuk membeli rumah sederhana (HDB), mendapat tunjangan hari tua (CPF) setelah usia 55 tahun, biaya pendidikan dan medical yang lebih murah dari foreigner, kemudahan untuk apply PR, dan lain-lain.

4. dan bagi anda yang memiliki ijasah atau pendidikan terakhir SMU/sederajat dan tanpa memiliki keahlian khusus, kami sarankan tidak memaksakan untuk mencoba bekerja di singapura,karena peluang dan kesempatan TERTUTUP RAPAT bagi anda untuk bekerja disana,dan anda WAJIB WASPADA pada penawaran MENARIK dari pihak manapun yang mengatakan bisa membantu untuk bekerja disingapura dengan hanya "bermodalkan" pendidikan SMU atau bahkan pendidikan tidak diutamakan.


Semoga informasi ini bisa menambah pemahaman untuk anda yang ingin mencoba mencari pekerjaan disingapura.

Rabu, 01 Februari 2017

MENJADI PRIBADI YANG TANGGUH

        


Resep Ampuh Jadi Pribadi Tangguh


Para pakar kejiwaan memandang pikiran sebagai faktor terpenting bagi kehidupan manusia. Hampir semua sistem kehidupan kita, gerak tubuh, suasana hati, bahkan hidup kita, dikontrol oleh pikiran. Ketika kita melihat pacar atau pasangan kita berjalan di depan kita, pikiran kita mungkin akan memerintahkan mulut kita untuk menegurnya, menyuruh kaki kita mempercepat langkah, atau meminta kita untuk tidak melakukan apa-apa.

Otak
Demikian pula halnya dengan perasaan kita, dengan informasi yang terkumpul di otak, pikiran memberikan perintah-perintah khusus kepada “hati” untuk menentukan suasana yang diinginkan. Umpamanya, suatu hari kita ditinggal kekasih, pikiran kita akan memilih informasi-informasi yang berhubungan dengan kehidupan cinta kita dengannya, yang terekam oleh otak. Katakanlah pikiran kita memilih informasi yang berhubungan dengan hal-hal indah, yang pernah kita alami bersamanya. Pikiran kita akan mengolahnya dan menghasilkan instruksi, umpamanya, kita menyesal dan sedih karena semua keindahan itu harus berakhir.

Menyesal
Instruksi akan diteruskan ke “hati” melalui perangkat psikologis kita, dan perasaan kita pun menjadi sedih. Sebaliknya, apabila pikiran kita memilih informasi-informasi yang berhubungan dengan hal-hal menyebalkan dari si dia, umpamanya hidung peseknya, kebiasaan buruknya, atau kesukaannya berutang, pikiran kita akan mengolahnya menjadi instruksi bahwa kita senang dan bahagia karena mimpi buruk itu telah berakhir. Hati kita pun senang karenanya.


Happy

Faktual dan sensitif
Bila pengaruh pikiran sangat kuat terhadap perasaan kita, berarti kita orang faktual, orang yang selalu bertindak atau bersikap berdasarkan fakta. Tetapi bila pengaruh pikiran sangat lemah terhadap perasaan kita, maka kita termasuk orang sensitif.

Orang faktual biasanya lebih mampu mengendalikan perasaan. Soalnya, pikirannya mampu mengolah fakta-fakta yang terekam di otak secara lebih mendetil sebelum dimasukkan ke “hati”.


Calm Down

Sebaliknya, orang sensitif akan cenderung emosional, karena biasanya pada saat merespons realitas yang
tengah dihadapi, pikirannya tidak mengolah kembali fakta-fakta yang terekam di otak, akan tetapi langsung memasukkannya ke dalam “hati” apa adanya. Ia mengolah informasi dengan perasaannya.

Angry

Untuk memperjelas, ambilah contoh seseorang tanpa sengaja melihat kekasihnya tengah duduk berdua dengan orang lain yang berlainan jenis kelamin dan tidak ia kenal. Bila dia orang sensitif, otaknya merekam semua kejadian yang dilihatnya. Pikirannya tidak mengolah melainkan langsung meneruskannya ke dalam “hati” untuk diolah. Karena “hati”-nya yang mengolah, ia mungkin segera mendatangi mereka dan tanpa babibu langsung melayangkan bogem mentah.

Sebaliknya, bila ia seorang faktual, kejadian-kejadian tadi direkam di otaknya, diolah terlebih dahulu oleh pikiran sebelum diteruskan ke “hati”. Pikirannya akan membuat pertimbangan-pertimbangan yang diperlukan. Bila kekurangan data, maka ia akan menghasilkan kemungkinan-kemungkinan lain. Misalnya, kemungkinan orang lain itu adalah saudara atau sahabat kekasihnya. Atau mungkin pula teman selingkuh kekasihnya. Kemungkinan-kemungkinan itu kemudian diteruskan ke “hati” sebagai perasaan ingin tahu. Karena pertimbangan pikiran inilah ia mungkin akan mendekatinya untuk mencari tahu hal sebenarnya, ketimbang langsung menghakimi.

Searching

Proses itulah yang menyebabkan orang faktual cenderung tenang, penuh perhitungan, dan mampu mengendalikan diri. Sebaliknya, orang sensitif cenderung cepat gelisah, tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan, tidak sabar, dan sukar mengendalikan diri.

Persepsikan kenyataan secara positif

Dengan pengoptimalan pikiran, kita dapat mengendalikan perasaan dan juga kehidupan ke arah yang kita inginkan. Dengan pikiran kita dapat mengubah perasaan sedih menjadi perasaan senang, takut menjadi berani, minder menjadi percaya diri, pesimis menjadi optimis, atau bosan menjadi penuh gairah. Maka tidak salah bila seorang filsuf, Marcus Aurelius, memiliki pandangan bahwa “Hidup kita ditentukan oleh pikiran ”.

Kalau berpikir tentang hal-hal menyenangkan, maka kita akan menjadi senang.
Jika memikirkan hal-hal menyedihkan, kita akan sedih.
Begitu pula bila berpikir soal hal-hal menakutkan kita akan menjadi takut.



Rasanya memang sulit dipercaya. Namun, itulah adanya. Stanley R. Welty, Presiden Wooster Brush Company, berpendapat, “Pada saat keluar rumah di pagi hari, kita sendirilah yang menentukan apakah hari itu akan jadi baik atau buruk, karena tergantung bagaimana kita menjalankan pikiran kita. Dapat tidaknya kita menikmati hari itu sangat tergantung pada cara kita berpikir . ”

Kalau merasa kantung kita menipis, lalu mengeluh seakan-akan kita orang paling sial, bisa jadi hari itu menjadi hari paling membosankan. Tapi bila kita bangun pagi, memandang keluar jendela dan melihat bagaimana burung-burung bersiul
menyambut pagi sambil merasakan kesejukan embun, tanpa mempedulikan kantung yang semakin kempis, mungkin kita akan mendapati hari itu sebagai hari baik. Bagaimana pun cuaca hari itu, bagaimana pun beratnya masalah yang dipikul hari itu, pikiranlah yang menentukan kehidupan kita. Yang kita pikirkan ketika itu, itulah hidup kita.


My life
Yang bisa dilakukan adalah mengendalikan pikiran. Jangan biarkan pikiran kita membuat perasaan menjadi tidak enak. Senantiasa persepsikan kenyataan secara positif.



“Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa pun. Ada saat-saat di mana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal-hal sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan perspektif , ” kata Dale Carnegie, pendiri Dale Carnegie & Associates.

Bila dalam kesedihan kita mencoba tersenyum, sebenarnya kita tengah mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu. Saat itu kita tengah
menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan bisa membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.

Demikian pula ketika tengah dihadapkan pada masalah-masalah berat, senyum kita sedikit banyak akan membantu melepaskan ketegangan. Selanjutnya, biarkan diri relaks, pandang kenyataan di hadapan kita secara positif, karena dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dari apa yang tengah dihadapi. Lalu pikirkan hal-hal yang dapat mengembalikan kegembiraan kita.

Relax time
“Kalau ada masalah, relakslah. Santai saja. Pikirkan saja apa yang akan Anda lakukan selanjutnya, dan apa tindakan Anda untuk itu,” kata Welty.

Memang, ada banyak hal yang menyakitkan, yang membuat kita cemas atau kesal. Namun jangan larutkan diri di dalamnya. Jangan biarkan masalah apa pun membuat kita patah semangat. Berpikirlah pada hal-hal positif yang bisa dilakukan. Biarkan semua masalah berlalu tanpa meninggalkan luka fatal.

Confidence
Dengan begitu kita akan menjadi orang tangguh yang tak mudah jatuh. Pikiran kita menjadi terbiasa untuk selalu positif, dan kita akan lebih mudah mencapai cita-cita. Bukan cuma itu, pikiran positif serta kepercayaan diri kita akan menarik orang lain bergabung dengan kita. Mereka tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri menghadapi semua masalah. Malah dengan senang hati akan menemani dan membantu kita melewati semua kesulitan. Dan yang lebih penting, hidup kita akan menjadi lebih menyenangkan.

Minggu, 01 Januari 2017

SAMAKAH DENGAN KITA ?

                                                                     

     

SAMAKAH KITA DENGAN DIA ??

Saya pernah membaca artikel menarik tentang teknik berburu monyet di hutan-hutan Afrika, caranya begitu unik.Sebab, teknik itu memungkinkan si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa cedera sedikitpun.Maklum, ordernya memang begitu.Sebab, monyet-monyet itu akan digunakan sebagai hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika.

Cara menangkapnya sederhana saja.Sang pemburu hanya menggunakan toples berleher panjang dan sempit.Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma.Tujuannya,agar mengundang monyet-monyet datang.Setelah diisi kacang, toples-toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup.Para pemburu melakukannya di sore hari.Besoknya, mereka tinggal meringkus monyet-monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan.

Kok, bisa....?

Tentu kita sudah tahu jawabnya.
Monyet-monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples.Mereka mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang ada di dalam.Tapi karena menggenggam kacang, monyet-monyet itu tidak bisa menarik keluar tangannya.Selama mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula mereka terjebak.Toples itu terlalu berat untuk diangkat. Jadi, monyet-monyet itu tidak akan dapat pergi ke mana-mana !
Mungkin kita akan tertawa melihat tingkah bodoh monyet-monyet itu.Tapi, tanpa sadar sebenamya kita mungkin sedang menertawakan diri sendiri...Ya, kadang kita bersikap seperti monyet-monyet itu.Kita mengenggam erat setiap permasalahan yang kita miliki layaknya monyet mengenggam kacang.Kita sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah melepaskan maaf...Mulut mungkin berkata ikhlas, tapi bara amarah masih ada di dalam dada.Kita tak pernah bisa melepasnya.Bahkan, kita bertindak begitu bodoh, membawa toples- toples itu ke mana pun kita pergi.Dengan beban berat itu, kita berusaha untuk terus berjalan.Tanpa sadar, kita sebenamya sedang terperangkap penyakit hati yang akut.

sebenarnya monyet-monyet itu bisa selamat jika mau membuka genggaman tangannya.Dan, kita pun akan selamat dari penyakit hati jika sebelum tidur kita mau melepas semua rasa tidak enak (benci, iri, cemburu dll) terhadap siapapun yang berinteraksi dengan kita.Dengan begitu kita akan mendapati hari esok begitu cerah dan menghadapinya dengan senyum.